Tampilkan postingan dengan label References. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label References. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 November 2007

High Renaissance

(1450 to 1520)
The 'birth' of new interest in Classical Greco-Latin world, that artistic revolution of the Early Renaissance matured to what is now known as the High Renaissance. There has never been growth as lovely as that of painting in Florence and Rome, of the end of 15th and early 16th centuries. High Renaissance in Italy is the climax of Renaissance art, from 1500-1525. It is also considered as a sort of natural evolution of Italian Humanism (Umanesimo.

It has been characterized by explosion of creative genius. Painting especially reached its peak of technical competence, rich artistic imagination and heroic composition. The main characteristics of High Renaissance painting are harmony and balance in construction.

Italian High Renaissance artists achieved ideal of harmony and balance comparable with the works of ancient Greece or Rome. Renaissance Classicism was a form of art that removed the extraneous detail and showed the world as it was. Forms, colors and proportions, light and shade effects, spatial harmony, composition, perspective, anatomy - all are handled with total control and a level of accomplishment for which there are no real precedents.

We find it in the works of the greatest artists ever known: the mighty Florentines, Leonardo da Vinci and Michelangelo; the Umbrian, Raffaello Sanzio; along with the great Venetian masters Titian, Tintoretto and Veronese.

Early Renaissance

(Early 1400s)
Renaissance marks the period of European history at the close of the Middle Ages and the rise of the Modern world. It represents a cultural rebirth from the 14th through the middle of the 17th centuries. Early Renaissance, mostly in Italy, bridges the art period during the fifteenth century, between the Middle Ages and the High Renaissance in Italy. It is generally known that Renaissance matured in Northen Europe later, in 16th century.
The term renaissance means rebirth and is used to mark an era of broad cultural achievement as a result of renewed interest in the classical art and ideas of Ancient Greece and Rome. The main idea of rebirth lies at the belief that through the study of the intellectual and artistic treasures of the Greco-Roman antiquity, inspired by Humanism, can be reached the artistic greatness, wisdom and enlightenment.
The rediscovery of classical world radically altered the art of painting. By the year 1500, the Renaissance revived ancient forms and content. The spiritual content of painting changed - subjects from Roman history and mythology were borrowed. Devotional art of Christian orientation became classically humanized. Classical artistic principles, including harmonious proportion, realistic expression, and rational postures were emulated.
During this artistic period two regions of Western Europe were particularly active: Flanders and Italy. Most of the Early Renaissance works in northern Europe were produced between 1420 and 1550.

Minggu, 28 Oktober 2007

Leonardo da Vinci

Leonardo da Vinci (15 April 14522 Mei 1519) adalah arsitek, musisi, pencipta, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya. Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil.


Latar Belakang

Leonardo lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, propinsi Firenze, Italia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya yaitu Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.

Pada tahun 1476 tertuduh dengan kasus homoseksual dengan seorang model laki-laki berusia belasan tahun yang bernama Jacopo Saltarelli. Sehingga beberapa tahun itu Leonardo selalu berada di bawah pengawasan yang berwenang [1].

Pada usia belia, beliau sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati di sana. Dan menghasilkan Mahakaryanya, Jamuan Terakhir pada tahun 1495 sampai tahun 1497.

Leonardo da Vinci wafat di Clos Lucé, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis.

Kamis, 25 Oktober 2007

Warna

Warna
Pemilihan Warna adalah satu hal yang sangat penting dalam menentukan respon dari customer. Warna adalah hal yang pertama dilihat oleh seorang customer. Untuk mencapai design warna yang efektif, bisa dimulai dengan memilih warna yang bisa merepresentasikan tujuan dari produk Anda. Warna yang anda buat sebaiknya cocok dengan produk yang Anda tawarkan.

Anda bisa melihat di Tabel dibawah, untuk korelasi secara umum secara psikologis antara warna dan orang.

WARNA Respon Psikologi Catatan
Merah
Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya Warna Merah kadang berubah arti jika dikombinasikan dengan warna lain.
Merah dikombinakan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal.
Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan mempunyai arti 'bahagia' di budaya Oriental.
Biru
Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan 'kepercayaan'.
Hijau
Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan Warna Hijau tidak terlalu 'sukses' untuk ukuran Global. Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak begitu mendapat sambutan.
Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai.
Kuning
Optimis, Harapan, Filosofi, Ketidak jujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan. Kuning adalah warna keramat dalam agama Hindu.
Ungu
Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Kekasaran, Keangkuhan Warna Ungu sangat jarang ditemui di alam.
Orange
Energy, Keseimbangan, Kehangantan Menekankan sebuah produk yang tidak mahal.
Coklat
Tanah/Bumi, Reliability, Comfort, Daya Tahan. Kemasan makanan di Amerika sering memakai warna Coklat dan sangat sukses, tetapi di Kolumbia, warna Coklat untuk kemasan kurang begitu membawa hasil.
Abu2
Intelek, Masa Depan (kayak warna Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan Warna Abu abu adalah warna yang paling gampang/mudah dilihat oleh mata.
Putih
Kesucian, Kebersihan, Ketepatan, Ketidak bersalahan, Setril, Kematian Di Amerika, Putih melambangkan perkawinan (gaun pengantin berwarna putih), tapi di banyak budaya Timur (terutama India dan Cina), warna Putih melambangkan kematian.
Hitam
Power, Seksualitas, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan Melambangkan kematian dan kesedihan di budaya Barat.
Sebagai warna Kemasan, Hitam melambangakan Keanggunan (Elegance), Kemakmuran (Wealth) dan Kecanggihan (Sopiscated)

Minggu, 21 Oktober 2007

Ledre

LEDRE? Bukan pakan ternak, bukan pula nama binatang. Mereka yang pertama kali menyusuri jalan antara Kota Blora, Ngawi, dan Bojonegoro, di perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur, akan bingung ketika melihat papan bertuliskan "Agen Resmi Ledre Istimewa" atau "Agen Resmi Ledre Super".

Ledre adalah makanan kering yang terbuat dari campuran tepung terigu, gula, dan tepung beras, yang biasanya ditambah pisang raja untuk aroma. Semua bahan itu dibuat adonan tipis, kemudian digoreng. Ketika mulai agak kering, campuran itu kemudian digulung cepat-cepat. Panjangnya sekitar 20 sentimeter dan renyah sekali.

Di beberapa tempat, kue ini sering disebut kue semprong. Sebutan ini diberikan, karena bentuknya yang mirip dengan tabung kaca yang terdapat di lampu teplok. Semprong digunakan untuk melindungi api dari angin.

Sabtu, 20 Oktober 2007

Angsa

Angsa adalah burung air berukuran besar yang terdapat di dalam suku Anatidae.

Populasi angsa tersebar di daerah subtropis bagian utara dan selatan. Spesies angsa yang ditemukan di bagian utara bumi mempunyai bulu menyeluruh berwarna putih, kontras dengan spesies angsa di bagian selatan bumi yang memiliki bulu berwarna hitam dan putih.

Hampir semua angsa adalah monogami spesies. Induk betina biasanya memiliki tiga sampai delapan telur.

Rabu, 17 Oktober 2007

GINSENG

Identik sebagai ‘obat kuat dan panjang umur’, ginseng sudah dikenal oleh bangsa China sejak ribuan tahun lalu. Ginseng sering digunakan sebagai ramuan penambah energi, terutama bagi orang lanjut usia.

Ada beberapa jenis ginseng yang dikenal selama ini.

Ginseng paling mahal dan tinggi kualitasnya adalah ginseng liar yang berasal dan Manchuria. Kebanyakan ginseng yang beredar di pasar adalah hasil budidaya, yaitu: Panax ginseng (ginseng China/Korea/Oriental) - ginseng paling populer di pasaran; Panax quinquefolius (ginseng Amerika) - dibudidayakan di Amerika untuk ekspor ke China, khasiatnya masih di bawah ginseng China; Panax notoginseng (Pseudoginseng/ginseng san qi) - banyak digunakan sebagai pereda sakit dan pendarahan; dan Eleutherococcus senticosus (ginseng Siberia) yang khasiatnya menandingi ginseng China.

Bagian tanaman yang mengandung zat aktif dan umum digunakan adalah akar. Selain zat aktif ginsenosides (ginseng Panax) atau eleutherosides (ginseng Siberia), ginseng juga mengandung minyak, sterol, pati, gula, pektin, vitamin B1, B2, dan B12, kolin, lemak, dan mineral (termasuk seng, tembaga, magnesium, kalsium, besi, mangan, dan vanadium).
Akar ginseng China dijual dalam dua variasi: ginseng putih dan ginseng merah. Ginseng putih berupa akar ginseng kering. Sedangkan ginseng merah (kebanyakan dan Korea) adalah akar ginseng yang dikukus dahulu baru dikeringkan. Proses pengukusan menyebabkan warna akar menjadi kemerahan. Yang merah konon memberi efek lebih hangat/panas (yang) pada tubuh dibandingkan yang putih. Akar ginseng biasanya diminum seperti seduhan teh, atau dalam bentuk kapsul. Belakangan juga banyak diolah dalam bentuk pasta atau tepung untuk minuman larutan.

Riset

Peran ginseng pada sistim reproduksi pria ternyata bukan sekedar mitos. Sejumlah penelitian pada hewan mengindikasikan adanya peningkatan kadar testosteron dan produksi sperma.

Sejumlah penelitian di Korea telah membuktikan bahwa risiko penyebaran kanker pada mereka yang mengkonsumsi ginseng Panax hanya setengah dan jumlah mereka yang tidak mengkonsumsinya sama sekali.
Manfaat

Zat-zat aktif pada ginseng membantu proses penyembuhan dengan cara merangsang pembentukan antibodi tertentu. Zat-zat ini turut melancarkan pembentukan hormon dan sperma dengan cara melebarkan saluran pembuluh darah pada alat reproduksi pria.

Ginseng juga dapat digunakan untuk mengatasi Ielah berkepanjangan (fatigue) dan efek samping stres pada tubuh, serta mengembalikan vitalitas setelah sakit lama. Menurut ahli-ahli tanaman obat China, ginseng China lebih cocok untuk sistim hormon laki-laki dan ginseng Siberia untuk perempuan, terutama yang siklus haidnya sering tidak teratur. Ginseng Amerika yang bersifat dingin (Yin) lebih sering digunakan sebagai tonik dan untuk mengobati gangguan pada saluran pencernaan.

Dosis

Untuk pemakaian umum 100 - 250 mg ekstrak ginseng China atau 300 -400 mg ginseng Siberia, satu sampai dua kali sehari. Sedangkan untuk menjaga stamina pada saat stres atau selama masa penyembuhan dan sakit, gunakan dosis yang sama dua kali sehari. Begitu juga untuk masalah impoten dan infertilitas pada laki-laki

Asupan sebaiknya dimulai dengan dosis kecil dulu dan secara bertahap ditingkatkan sampai dosis yang dianjurkan. Batas pemakaian adalah 500 mg sehari. Ginseng sebaiknya tidak dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang. Paling banyak tiga atau empat kali dalam setahun, selama satu sampai dua minggu saja.

Efek Samping

Ginseng tidak akan menimbulkan masalah jika dikonsumsi dengan cara yang benar. Pemakaian berlebihan dilaporkan dapat menimbulkan gangguan emosi, gangguan tidur, tekanan darah naik, sakit kepala dan sakit perut/diare. Untuk mengatasi efek tak nyaman tersebut dengan mengurangi dosisnya.

Kelebihan dosis, khususnya ginseng China yang bersifat stimulan, akan meningkatkan aktivitas hormon estrogen secara berlebihan yang dapat merangsang tumbuhnya tumor payudara dan menyebabkan pendarahan haid hebat. Kombinasi ginseng China dengan zat-zat bersifat stimulan lainnya (seperti teh, kopi atau minuman cola) juga dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan.

PERINGATAN:

P. ginseng dan P. notoginseng tidak boleh dikonsumsi:

  • Penderita hipertensi dan mereka yang denyut jantung tidak beraturan
  • Penderita radang akut (TBC, bronkitis)
  • Wanita hamil
  • Jika sedang mengkonsumsi obatobat anti depresi
  • Bersama teh, kopi dan minuman cola.

Kuda Laut Tingkatkan Hormon Seksual

JAKARTA - Selama berabad-abad orang China mempercayai khasiat kuda laut sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, bisa penyakit luar maupun penyakit dalam, bahkan menyembuhkan berbagai penyakit ringan, hingga yang sulit disembuhkan.
Pengobatan ala satwa bernama latin Hippocampus sp ini didasari oleh keseimbangan antara yin dan yang. Ini diperkuat dari sumber kitab pengobatan masa Dinasti Ming (1368-1644) dahulu.
Kuda laut dipercaya berkhasiat untuk memperkuat yang. Beberapa penyakit yang konon dapat disembuhkan oleh kuda laut, antara lain penyakit kulit, peradangan, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, gangguan jantung dan sistem peredaran darah, penyakit syaraf dan gangguan fungsi otak, gangguan hati dan ginjal, penurunan sistem imun, dan sebagainya.
Kadang kuda laut juga dikonsumsi masyarakat sebagai tonik untuk memulihkan kesehatan, menjaga stamina, dan vitalitas tubuh. Salah satu guna kuda laut yang paling terkenal dan diminati merupakan fungsi afrodisiak. Fungsi tersebut dikenal dapat meningkatkan gairah dan kemampuan seksual baik pada pria maupun wanita.
Sayangnya hingga saat ini belum banyak dilakukan penelitian, yang dapat menyediakan bukti ilmiah mengenai khasiat kuda laut tersebut. Hal ini hanya menjadi mitos saja.
Dari beberapa penelitian yang dipublikasikan, seperti penelitian yang dilakukan Laksmindra Fitriyana dari Laboratorium Fisiologi Hewan, Fakultas Biologi UGM, diketahui pemberian ekstrak kuda laut dalam dosis tertentu dan kisaran waktu tertentu dapat meningkatkan spermatogenesis dan memperbaiki kualitas spermatozoa mencit jantan.
Terlihat juga adanya perubahan perilaku mencit yang menjadi lebih agresif setelah pemberian ekstrak ini. Hasil observasi ini memberi informasi bahwa kuda laut mempengaruhi sistem reproduksi secara hormonal.

Pasar Gede










PASAR Gede dibangun berdasar rancangan arsitek berkebangsaan Belanda, Ir Thomas Karsten, tahun 1927. Pada 12 Januari 1930 pasar monumental itu diresmikan Paku Buwono X dengan pemotongan pita oleh GKR Emas. Total biaya pembangunan 650.000 gulden (sekarang Rp 2,47miliar).

Secara arsitektural pasar di Jalan Urip Sumoharjo Solo itu disebut kalangan arsitek sebagai bangunan monumental. Alasan mereka, pasar itu merupakan representasi pasar yang nyaris sempurna secara tipologis. Yakni, pembangunan pasar itu memperhatikan pendekatan rasional dan mempertimbangkan iklim budaya lokal.

Dalam tataran folosofis arsitektural, Pasar Gede terbukti memberikan rasa ruang (sense of space) dan rasa tempat (sense of place) yang khas. Lebih dari itu, pasar itu dapat berpadu secara integral dengan kebudayaan Keraton Kasunanan Surakarta. Bukti perpaduan itu bertumpu pada pertemuan sumbu linear antara keraton dan Tugu Pamandengan di depan Balai Kota.

Pasar Gede juga menjadi simbol keterpaduan kerja harmonis antara penggagas PB X dan arsitek Ir Thomas Karsten. Hasilnya berupa karya arsitektur Indis yang oleh ahli arsitektur David Hyun disebut karya yang membumi. Sebab, kata dia, Word architecture is not one international style for all nations, but one set of principles to create an architecture bearing the many colors of world cultures (Kata arsitektur bukanlah gaya internasional untuk seluruh bangsa, melainkan sebuah tatanan prinsip untuk menciptakan karya arsitektur yang melahirkan banyak warna dari kebudayaan dunia). Dan, Pasar Gede memperlihatkan hal itu.

Simbol Pembauran

Selain itu, kata etnomusikolog dan pengamat kebudayaan Dr Rahayu Supanggah, Pasar Gede berperan sebagai ajang pembauran dua etnis, Jawa dan Cina.

Maka, ciri bangunan Pasar Gede juga memperlihatkan gaya arsitektural Cina yang dipadu gaya Jawa dan Eropa. Di situlah pedagang dari dua etnis berbaur. Sama seperti dalam kehidupan kesenian, ketika masih banyak orang Cina belajar menari dan menabuh gamelan Jawa, kata dia.

Sebagai pasar tradisional peninggalan masa lalu, pasar yang pernah bernama Pasar Hardjonagara itu merupakan aset budaya masyarakat Surakarta. Lebih dari itu, mengingat kesejarahan yang terkandung, pasar itu juga menjadi aset nasional yang harus dilindungi dan dilestarikan sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 1992 tentang Cagar Budaya.

Dari sisi ekonomis, Pasar Gede juga sangat menguntungkan Pemerintah Kota Surakarta. Ratusan pedagang yang menjalankan usaha di sana adalah jawaban bagi keuntungan pemerintah untuk memperoleh pendapatan asli daerah (PAD).

Sayang sekali, bangunan monumental itu pada Jumat Wage (28 April 2000) sekitar pukul 01.00 ludes dimakan api. Banyak pihak menyayangkan musibah itu. Tetapi lepas dari itu, muncul wacana untuk membangun kembali Pasar Gede dalam bentuk asal. Dengan alasan, ketinggian kandungan aspek kultural dan historisnya sedapat mungkin dipertahankan.

Itu bisa dilihat dari upaya berbagai pihak, khususnya yang tergabung dalam Laboratory of Urban Crisis and Community Development Jurusan Sosiologi FISIP UNS. Khusus untuk pembangunan kembali Pasar Gede, lembaga itu membentuk Pasar Gede Crisis Center.

Hasilnya, pembangunan yang kini rampung mempertahankan bentuk arsitektural asal. Syukurlah, sebab ada sesanti dari orang winasis: Wewangun kang umure luwih saka separo abad hawya aja binabad, becik mulyaake… (Bangunan yang berumur lebih dari setengah abad jangan dihancurkan, sebaiknya bahkan diagungkan…). (Saroni Asikin-17g)

Sumber: Harian Suara Merdeka, Rabu, 19 Juni 2002.

Jumat, 12 Oktober 2007

Vitruvian Man


"From the roots of his hair to the bottom of his chin is a tenth of a man's height; from the bottom of the chin to the top of the head is one eighth of his height; from the top of the breast to the roots of the hair will be the seventh part of the whole man. "

~ Notebooks of Leonardo

Although made famous Renaissance artist Leonardo Da Vinci, the figure known as the Vitruvian Man is actually named for the man who created him, the Roman architect Vitruvius. Vitruvius, a proponent of the Sacred Geometry of Pythagoras, designed temples based on the proportions of the human body, believing them to be perfect. This perfection, wrote Vitruvius, was due to the fact that the extended limbs of a perfectly proportioned human fit into both the circle and the square.

According to Pythagorian tradition, the circle represents the spiritual realm; the square, material existence, so the human body represented the perfect marriage of matter and spirit, which was is reflected in its proportions.

Leonardo was one of many artists who attempted to depict Vitruvius' perfect man, and the only one who succeeded; his version is considered the most accurate depictions of the human body.

Minggu, 07 Oktober 2007

Nyonya Meneer

Dengan kecakapan dalam mengumpulkan dan mengolah berbagai jenis tanaman bumbu dan tanaman obat-obatan - yang dikenal sebagai jamu- seorang wanita berhasil mendirikan salah satu industri jamu terbesar di Indonesia.

Jamu yang kita kenal sekarang ini dipakai sebagai pengobatan aman untuk berbagai penyakit maupun sebagai pengobatan umum untuk kesehatan dan kecantikan yang sudah terbukti tidak mempunyai akibat sampingan apapun.

Nyonya Meneer dilahirkan di kota Sidoarjo pada 1895. Nama "Meneer" sebetulnya berasal dari "Menir" (butiran-butiran beras halus), dan ejaan yang kenal sekarang disebabkan pengaruh lafal Belanda.

Ibunyalah yang memberikan nama ini baginya sebagai peringatan untuk memakan "menir" setiap kali ia mengidam selama kehamilannya.

Ketika suaminya menderita sakit kronis, Nyonya Meneer memberikannya ramuan jamu tradisional yang dibuatnya sendiri sesuai ramuan yang diwariskan oleh orangtuanya. Sejak berhasil menyembuhkan suaminya dan kemudian orang-orang di lingkungan sekitarnya, orang mulai menyadari akan kehadirannya dan mengakui kecakapannya.

Dengan bantuan suami dan teman-temannya, dia mendirikan perusahaan JAMU JAWA ASLI CAP PORTRET NYONYA MENEER, di Semarang pada 1919.

Nama dan potretnya yang dicetak pada kertas pembungkus jamu dimaksudkan untuk membina hubungan yang lebih akrab dengan masyarakat yang lebih luas.

Untuk memperluas usahanya, Nyonya Meneer membuka sebuah toko di Jakarta pada 1940. Langkah ini menandai sebuah tahapan baru dalam perkembangan JAMU CAP PORTRET NYONYA MENEER.

Jamu

Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal.

Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan dan kulit batang, buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing atau tangkur buaya.

Jamu biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah madu sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminumnya.

Di berbagai kota besar terdapat profesi penjual jamu gendong yang berkeliling menjajakan jamu sebagai minuman yang sehat dan menyegarkan. Selain itu jamu juga diproduksi di pabrik-pabrik jamu oleh perusahaan besar seperti Jamu Air Mancur, Nyonya Meneer atau Djamu Djago, dan dijual di berbagai toko obat dalam kemasan sachet. Jamu seperti ini harus dilarutkan dalam air panas terlebih dahulu sebelum diminum. Pada perkembangan selanjutnya jamu juga dijual dalam bentuk tablet, kaplet dan kapsul.

Wikipedia.org


Rumah Gadang















Rumah Gadang

Rumah Gadang adalah rumah adat tradisional masyarakat Minangkabau. Atapnya yang meruncing keatas disebut gonjong, sehingga rumah adat ini sering juga disebut dengan Rumah Bagonjong. Bentuk dan struktur rumah adat ini berikut sebagian besar dinding rumah yang dipenuhi ukiran tradisional yang sarat dengan nilai nilai luhur yang terkandung dalam budaya Minangkabau.


Rumah Gadang ini masih banyak dijumpai diseluruh penjuru kabupaten Solok. Di nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang banyak terdapat Rumah Gadang terawat baik meskipun telah berusia puluhan bahkan ratusan tahun. Sebagian rumah gadang tersebut masih digunakan sebagai tempat tinggal oleh pemiliknya.

Di Sulik Aia terdapat Rumah Gadang Limo Panjang yang dibangun tahun 1893. Rumah Gadang ini memiliki 20 kamar dan sampai sekarang masih dihuni oleh keturunan keluarga kaum Limo Panjang.

Selain itu Rumah Gadang yang menarik adalah Rumah Gadang Datuak Bagindo Majolelo di nagari Paninggahan, Kecamatan Junjuang Siriah sebelah barat danau Singkarak. Rumah Adat Minangkabau ini dibangun oleh kaum H. Mukhtar Bina Dt. Bagindo Majolelo tahun 1980 an sebagai kepedulian beliau terhadap pelestarian budaya Minangkabau. Pengunjung Rumah Gadang ini dapat membawa pulang cendera mata anyaman pandan khas Paninggahan seperti lapiak (tikar), kampia (tas) dan lain-lain. Anyaman ini merupakan kerajinan masyarakat di sekitar Rumah Gadang. Untuk mencapai lokasi ini dari Solok bisa menggunakan angkutan umum kearah Sumani, kemudian berbelok ke kiri di simpang pasar Sumani.

Source: http://www.solok.go.id/HTML/wisata2.html